KONAWE, Hitsultra.com – Pemerintah Desa Lalomerui memberikan apresiasi terhadap program pendidikan yang dijalankan PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di wilayah lingkar tambang Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe.
Kepala Desa (Kades) Lalomerui, Taksir Unggahi, menilai kehadiran perusahaan tidak hanya berdampak pada pembangunan infrastruktur dan ekonomi masyarakat, tetapi juga membawa perubahan besar di sektor pendidikan.
Menurut Taksir, berbagai program yang dijalankan PT SCM telah dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya para pelajar dan tenaga pendidik di wilayahnya.
“Di sektor pendidikan telah dibangun fasilitas sekolah dasar lengkap dengan rumah guru, laboratorium, dan kantin. Selain itu, program beasiswa juga sudah berjalan selama beberapa tahun dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucapnya, Kamis, 7/5/2026.
Terlebih lagi fasilitas pendidikan yang dibangun perusahaan menjadi angin segar bagi dunia pendidikan di desa tersebut. Kehadiran rumah guru dinilai sangat membantu tenaga pendidik yang bertugas di wilayah terpencil agar lebih nyaman menjalankan aktivitas mengajar.
Selain itu, pembangunan laboratorium dan kantin sekolah juga memberi dampak positif terhadap lingkungan belajar siswa.
Menurutnya, fasilitas tersebut perlahan mendorong peningkatan kualitas pendidikan sekaligus menciptakan suasana belajar yang lebih baik bagi anak-anak di Desa Lalomerui.
Di sisi lain, program beasiswa yang dijalankan perusahaan disebut telah membuka harapan baru bagi generasi muda di Kecamatan Routa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
“Dulu banyak anak-anak yang kesulitan melanjutkan pendidikan karena keterbatasan biaya dan akses. Sekarang, dengan adanya program beasiswa, peluang mereka untuk kuliah semakin terbuka,” katanya.
Taksir menambahkan, perhatian PT SCM terhadap dunia pendidikan menjadi bukti bahwa investasi yang hadir di wilayahnya tidak hanya berorientasi pada kegiatan industri, tetapi juga turut mendorong pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan menjadi faktor penting dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan di wilayah lingkar tambang.
“Kami berharap program seperti ini terus berlanjut karena manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tandasnya.(**)








