KONAWE, Hitsultra.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Konawe menilai kinerja DPRD Konawe belum maksimal, terutama dalam menjalankan fungsi pengawasan dan legislasi.
Ketua PC PMII Konawe, Harbiansyah, mengatakan DPRD memiliki tiga tugas utama, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Menurutnya, ketiga fungsi tersebut harus dijalankan secara optimal demi kepentingan masyarakat.
Dirinya menilai pengawasan terhadap jalannya pemerintahan dan penggunaan APBD masih perlu diperkuat agar setiap program benar-benar berjalan efektif, transparan, dan tepat sasaran.
Selain itu, PC PMII juga mendorong DPRD lebih aktif menghasilkan Peraturan Daerah (Perda) yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan daerah.
Harbiansyah mengingatkan, lemahnya fungsi pengawasan dan minimnya produk legislasi dapat menimbulkan anggapan bahwa pemerintah lebih fokus pada kegiatan seremonial daripada menyelesaikan persoalan masyarakat.
Karena itu, PC PMII mendesak DPRD Konawe meningkatkan pengawasan terhadap pemerintah daerah, mempercepat pembentukan Perda yang pro-rakyat, serta lebih aktif menyerap aspirasi masyarakat.
“Kami ingin DPRD membuktikan keberpihakannya kepada rakyat melalui kerja nyata. Bukan sekedar pelengkap sistem pemerintahan,” kata Harbiansyah, Rabu (8/7).
“Kritik ini kami sampaikan sebagai bentuk kepedulian agar penyelenggaraan pemerintahan di Konawe semakin baik,” pungkasnya.
Laporan: Redaksi








