KONAWE, Hitsultra.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara resmi dibuka di Kabupaten Konawe, pada Senin (22/6) kemarin.
Perhelatan akbar keagamaan ini berlangsung khidmat dan meriah, menjadi ajang mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menguatkan syiar Al-Qur’an di Bumi Anoa.
Pembukaan MTQ dihadiri berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat dari 17 kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara.
Hadir di antaranya Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, Anggota DPD RI Dapil Sultra, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sultra, Ketua TP PKK Provinsi Sultra.
Unsur Forkopimda, para Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua MUI Sultra, Ketua LPTQ Kabupaten/Kota, hingga jajaran OPD Kabupaten Konawe.
Kemegahan pembukaan semakin terasa melalui penampilan tarian kolosal yang memadukan kekayaan budaya lokal dengan nilai-nilai keislaman.
Pertunjukan tersebut sukses memukau ribuan tamu undangan dan masyarakat yang memadati lokasi acara.
Suasana semakin semarak saat defile kafilah dari 17 kabupaten/kota memasuki arena utama.
Setiap daerah menampilkan identitas dan ciri khasnya masing-masing sebagai simbol persatuan dan kebersamaan dalam syiar Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST, menegaskan bahwa MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca, memahami, dan menghafal Al-Qur’an.
Tetapi juga sarana memperkuat silaturahmi dan menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Esensi MTQ bukan semata-mata meraih kemenangan, tetapi bagaimana menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang mampu membentuk masyarakat religius, berakhlak mulia, dan berintegritas,” kata Yusran.
Yusran berharap lantunan ayat-ayat suci yang menggema selama pelaksanaan MTQ dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
Dia juga menilai tema MTQ XXXI Sultra Tahun 2026, yakni “Meneguhkan Insan Qurani yang Bersahaja untuk Akselerasi Sultra yang Religius”, sejalan dengan visi pembangunan di Konawe.
Adapun visinya yaitu ‘Konawe Bersahaja’ yang merupakan akronim dari Berdaya Saing, Sejahtera, Adil, dan Berkelanjutan.
“Melalui tema ini, kita berharap lahir generasi Qurani yang mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Konawe berharap MTQ XXXI Sultra dapat melahirkan qari dan qariah terbaik yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan semakin meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan memperkuat syiar Islam di tengah kehidupan sosial.
MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Tenggara yang diwakili Sekda Provinsi, Muhammad Fadlansyah.
Pembukaan tersebut menandai dimulainya seluruh rangkaian perlombaan dan kegiatan keagamaan yang akan diikuti peserta dari berbagai daerah di Sultra.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk komitmen kerja sama antar pihak terkait.
Acara kemudian ditandai dengan pemukulan beduk sebagai simbol resmi dimulainya MTQ XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.
Laporan: Riswanto








