KONAWE, Hitsultra.com – Setiap pertemuan pasti akan berakhir dengan perpisahan. Namun, ada perpisahan yang meninggalkan kesan mendalam dan sulit dilupakan. Itulah yang kini dirasakan masyarakat Kabupaten Konawe saat AKBP Noer Alam, S.I.K., mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolres Konawe, Selasa, 28/7/2026.
Setelah kurang lebih 1 tahun 5 bulan memimpin Polres Konawe, AKBP Noer Alam mendapat amanah baru sebagai Kapolres Baubau, Polda Sulawesi Tenggara.
Di balik mutasi tersebut, tersimpan jejak pengabdian yang dinilai berhasil menghadirkan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.
Sejak mulai bertugas pada April 2025 lalu, AKBP Noer Alam dikenal sebagai sosok pemimpin yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis.
Ia aktif membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, aktivis, hingga insan pers, sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah.
Selama kepemimpinannya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Konawe tetap terjaga dalam kondisi aman dan kondusif.
Berbagai potensi konflik berhasil diredam melalui langkah-langkah preventif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Salah satu pencapaian yang paling dikenang adalah keberhasilannya membantu menyelesaikan konflik sosial terkait lahan di Tawamelewe.
Persoalan yang sempat menjadi perhatian publik itu akhirnya dapat diselesaikan dengan mengedepankan komunikasi dan musyawarah, sehingga suasana kembali kondusif.
Bagi banyak warga, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran negara tidak hanya ditunjukkan melalui penegakan hukum, tetapi juga melalui pendekatan yang mengutamakan nilai-nilai kemanusiaan.
Kesan mendalam juga disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Konawe, Jahiuddin. Menurutnya, AKBP Noer Alam memiliki peran besar dalam menjaga stabilitas keamanan di Konawe.
“Syukur Alhamdulillah, sejak bapak Kapolres AKBP Noer Alam menginjakkan kaki di Konawe, daerah ini aman dan kondusif. Kami masih sangat butuh beliau, tapi karena tugas negara beliau harus bertugas ke Bau-Bau. Bapak Kapolres, mewakili masyarakat Konawe saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian selama bertugas di Kabupaten Konawe. Kami doakan bapak diberikan kesehatan, keberkahan selama bertugas di Bau-Bau dan sukses selalu,” ucap Jahiuddin saat kegiatan Trabas Anoa Bhayangkara Konawe di Desa Tawarotebota, Kecamatan Uepai.
Kegiatan Trabas Anoa Bhayangkara Konawe tersebut menjadi momen yang penuh makna.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan itu juga menjadi trabas terakhir AKBP Noer Alam sebagai Kapolres Konawe sebelum menjalani serah terima jabatan.
Di hadapan masyarakat dan peserta yang hadir, AKBP Noer Alam menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus pamit kepada seluruh warga Konawe.
“Saya ucapkan terima kasih. Tanggal 31 nanti kami akan mengikuti sertijab di Polda dan akan bertugas di Kota Baubau. Silakan rekan-rekan yang berkunjung ke Bau-Bau bisa kontak kami untuk silaturahmi, kami terima. Melalui kesempatan ini juga kami izin pamit dan undur diri,” ungkapnya.
Ucapan sederhana itu disambut haru warga. Sebab, bagi banyak warga, AKBP Noer Alam bukan hanya seorang Kapolres, tetapi juga pemimpin yang hadir di tengah masyarakat, membuka ruang komunikasi, serta mengedepankan kebersamaan dalam setiap penyelesaian persoalan.
Kini, Konawe akan menyambut kepemimpinan baru di Polres Konawe. Namun, jejak pengabdian AKBP Noer Alam akan tetap menjadi bagian dari perjalanan daerah ini sebagai sosok pemimpin yang membawa ketenangan, membangun kedekatan dengan masyarakat, dan meninggalkan warisan kepemimpinan humanis yang akan terus dikenang.
Editor: Redaksi








