Siap Jadi Tuan Rumah Perkemahan Nasional 2027, Syamsul Kukuhkan Tujuh Kwartir Ranting Pramuka Konawe

KONAWE, Hitsultra.com – Gerakan Pramuka di Kabupaten Konawe terus diperkuat. Hal itu ditandai dengan pengukuhan Pengurus Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran) dan Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka dari tujuh kecamatan.

Ketujuh wilayah tersebut yakni Kecamatan Morosi, Sampara, Bondoala, Anggalomoare, Soropia, Lalonggasumeeto dan Kapoiala. Pengukuhan berlangsung di kawasan Ulu Lalimbue, Kecamatan Kapoiala, Sabtu, 29/8/2026.

Pengurus Mabiran dan Kwarran periode 2026–2029 tersebut dikukuhkan langsung oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Konawe, H. Syamsul Ibrahim.

Dalam sambutannya, Syamsul Ibrahim menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Ia menilai pengukuhan ini menjadi langkah penting untuk kembali menghidupkan gerakan Pramuka di masing-masing wilayah.

“Terima kasih. Dengan adanya pengukuhan ini, berarti tidak ada lagi alasan untuk tidak menghidupkan Gerakan Pramuka di wilayah masing-masing,” tegas Syamsul.

Menurutnya, niat baik untuk membangun dan menghidupkan kembali gerakan Pramuka harus dilakukan secara bersama-sama. Sebab, Pramuka tidak hanya berkaitan dengan kegiatan kepanduan, tetapi juga mengajarkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial.

“Pramuka mengajarkan kita indahnya kebersamaan. Pramuka adalah jiwa sosial yang luar biasa,” ujarnya.

Syamsul Ibrahim yang juga Wakil Bupati Konawe mengatakan, tahun ini pihaknya menargetkan seluruh struktur Mabiran maupun Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dapat dirampungkan.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tujuh kecamatan yang telah mempersiapkan berbagai rangkaian kegiatan, termasuk kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang dirangkaikan dengan Kemah Bakti Wisata serta pengukuhan pengurus Pramuka.

“Ini adalah kebanggaan bagi kita semua,” katanya.

Lebih lanjut, Syamsul menegaskan bahwa Gerakan Pramuka di Konawe akan terus diarahkan agar dapat bersinergi dengan program pemerintah daerah, khususnya dalam memperkenalkan potensi wisata yang ada di masing-masing wilayah.

“Kita mencoba menyandingkan program pemerintah. Utamanya wilayah yang berpotensi menjadi objek wisata, kita perkenalkan dan kita boomingkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, salah satu tugas utama Gerakan Pramuka adalah pengabdian kepada masyarakat secara tulus dan ikhlas tanpa membedakan usia.

“Pengabdian kepada masyarakat secara tulus dan ikhlas, tidak melihat tua dan muda,” ungkapnya.

Syamsul berharap Gerakan Pramuka di Kabupaten Konawe terus berkembang melalui proses regenerasi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pembinaan generasi muda untuk ikut bergabung dan berkontribusi dalam Gerakan Pramuka.

“Semua yang ada di sini harus merasa terpanggil untuk bergabung di Pramuka. Ini adalah langkah awal untuk memperluas dan memperlebar persaudaraan kita, intinya kami ingin membangun pramuka konawe ini dalam suasana bingkai kekeluargaan,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat dan jajaran pengurus di tujuh kecamatan yang dinilai luar biasa dalam merespons upaya menghidupkan kembali Gerakan Pramuka di Kabupaten Konawe.

“Kita akan selalu berusaha bahu-membahu mendukung program pemerintah,” katanya.

*Konawe Siap Jadi Tuan Rumah Perkemahan Wira Karya Nasional*

Dalam kesempatan tersebut, Syamsul Ibrahim juga mengungkapkan kesiapan Kwarcab Konawe untuk menjadi tuan rumah Perkemahan Wira Karya Pramuka tingkat nasional yang direncanakan berlangsung pada 2027.

Menurutnya, terdapat dua lokasi yang saat ini menjadi opsi untuk pelaksanaan kegiatan nasional tersebut, yakni wilayah Lambuya dan kawasan Ulu Lalimbue, Kecamatan Kapoiala.

“Titiknya ada dua, yakni wilayah Lambuya atau di wilayah sini,” jelasnya.

Syamsul menegaskan, apabila Kabupaten Konawe mendapat amanah sebagai tuan rumah, maka seluruh jajaran Gerakan Pramuka harus bekerja bersama-sama untuk menyukseskan kegiatan tersebut.

“Kita semua, jika mendapat amanah ini, adalah kerja-kerja kita semua,” tegasnya.

Ia mengatakan, hasil rapat nantinya akan menjadi dasar penetapan lokasi. Jika Konawe dipercaya menjadi tuan rumah, pihaknya menyatakan siap melaksanakan kegiatan berskala nasional tersebut.

“Ketika diamanahkan, kita siap untuk melaksanakan tingkat nasional,” ujarnya.

Perkemahan Wira Karya tingkat nasional tersebut direncanakan digelar pada 2027, dengan pelaksanaan setelah Hari Raya Idulfitri.

Syamsul juga menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan kegiatan nantinya tidak hanya bergantung pada Kwarcab, tetapi membutuhkan dukungan seluruh jajaran Pramuka hingga tingkat kecamatan.

“Ujung tombak di lapangan nantinya DKC, kemudian kakak-kakak sekalian,” pungkasnya.

Laporan: Redaksi