Turnamen Bola Voli Putri PRI Cup I 2026 di Tongauna Resmi Dimulai, 15 Tim Siap Perebutkan Hadiah Rp20 Juta

KONAWE, Hitsultra.com — Camat Tongauna, Muhammad Idil Daud, SE, resmi membuka Turnamen Bola Voli Putri PRI Cup I Tahun 2026 yang diikuti 15 tim dari berbagai wilayah di Kabupaten Konawe, Selasa, 27/10/2026.

Turnamen yang berlangsung di Lapangan Bola Voli PRI, Kelurahan Tongauna, Kecamatan Tongauna, tersebut memperebutkan total hadiah Rp20 juta dan dijadwalkan berlangsung hingga 5 November 2026.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan atlet putri, pengembangan bakat olahraga, serta penguatan kebersamaan masyarakat.

Sebelumnya, Lapangan Bola Voli PRI resmi digunakan setelah diresmikan Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Rakyat Indonesia (PRI), H. Amir, pada 7 Oktober 2026 lalu.

Dalam sambutannya, Muhammad Idil Daud menyampaikan apresiasi kepada H. Amir selaku donatur dan seluruh panitia yang telah mempersiapkan penyelenggaraan turnamen tersebut.

“Atas nama pemerintah kecamatan, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada H. Amir dan seluruh panitia. Semoga turnamen ini dapat berlangsung dengan baik, lancar, dan sukses,” ujarnya.

Menurut Idil Daud, keberadaan Lapangan Bola Voli PRI menjadi jawaban atas kebutuhan fasilitas olahraga masyarakat Tongauna yang selama ini masih terbatas, terutama ketika hendak menggelar berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Ia mengungkapkan, lokasi yang kini dimanfaatkan sebagai lapangan bola voli tersebut sebelumnya merupakan kawasan hutan yang kemudian dibuka oleh H. Amir untuk dijadikan fasilitas olahraga bagi masyarakat.

“Dulu, kita kesulitan mendapatkan fasilitas olahraga, terutama ketika menyelenggarakan kegiatan 17 Agustus. Namun, sekarang lapangan ini sudah tersedia dan bisa dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga,” jelasnya.

Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat diikuti dengan kegiatan olahraga yang berkelanjutan, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet bola voli berprestasi dari Kabupaten Konawe.

Idil Daud juga mengingatkan para wasit agar menjalankan tugas secara profesional dan adil. Sementara itu, seluruh peserta diminta menjaga sportivitas serta menghormati keputusan perangkat pertandingan.

“Kepada para wasit, silakan menjalankan tugas secara profesional. Kepada seluruh peserta, selamat bertanding dan junjung tinggi sportivitas,” pesannya.

Dukungan terhadap keberlanjutan turnamen turut disampaikan Sekretaris Umum Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Konawe, Muh. Rangga, yang hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut.

Ia menyatakan komitmennya untuk mendorong PRI Cup menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan bola voli di Konawe, khususnya dalam menjaring dan mengembangkan atlet usia dini.

Sebagai langkah awal, Muh. Rangga berencana mengusulkan PRI Cup agar masuk dalam kalender kegiatan resmi PBVSI Kabupaten Konawe melalui koordinasi dengan instansi terkait.

“Turnamen PRI Cup ini akan kami ajukan kepada Dispora dan KONI untuk menjadi agenda resmi PBVSI,” ungkapnya.

Menurutnya, apabila diselenggarakan secara konsisten, PRI Cup berpotensi menjadi wadah pemantauan perkembangan atlet sekaligus mempertemukan talenta-talenta bola voli dari berbagai wilayah di Konawe.

Sementara itu, H. Amir selaku donatur menyampaikan rencana untuk melanjutkan turnamen tersebut dengan menggelar kompetisi bola voli putra setelah kategori putri berakhir.

Turnamen berikutnya direncanakan menawarkan hadiah yang lebih menarik.

Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan berkompetisi bagi para pencinta bola voli, sekaligus menjadikan Lapangan Bola Voli PRI sebagai pusat kegiatan olahraga masyarakat.

Untuk menambah kemeriahan acara, H. Amir juga menjanjikan kehadiran artis ibu kota pada malam penutupan turnamen.

Selain mendorong pembinaan olahraga, PRI Cup I juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar lapangan.

Panitia berharap keramaian pertandingan dapat dimanfaatkan warga untuk membuka usaha sementara, seperti menjual makanan, minuman, dan berbagai kebutuhan penonton.

Dengan demikian, penyelenggaraan PRI Cup I tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga membuka peluang usaha, mempererat kebersamaan masyarakat, serta mendorong perkembangan olahraga bola voli di Kabupaten Konawe.(If)

Laporan: Redaksi