KENDARI, HITSultra.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara menyatakan komitmennya untuk turut menyukseskan pelaksanaan retreat nasional pengurus Kadin Indonesia yang akan digelar di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, pada 7–10 Agustus 2025.
Kegiatan bergengsi ini akan diikuti oleh sekitar 250 pengusaha dari seluruh Indonesia, sebagai bagian dari upaya konsolidasi dan penguatan peran dunia usaha dalam pembangunan nasional.
Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung penuh agenda tersebut.
“Ya, akan dilaksanakan retret. Kami di Kadin Sultra akan berpartisipasi aktif dan memastikan seluruh persiapan dari daerah berjalan lancar agar retret ini sukses dan memberikan manfaat maksimal bagi para pengusaha,” kata Anton, Senin (28/7/2025).
Lebih dari sekadar pertemuan, retret ini akan menjadi momen pembekalan strategis bagi para pelaku usaha nasional.
Wakil Ketua Umum Bidang Keanggotaan Kadin Indonesia, Widiyanto Saputro, menyampaikan bahwa para peserta akan mendapatkan materi khusus dari Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas RI).
“Kita sudah melakukan komunikasi awal dan akan membentuk kepanitiaan bersama antara Lemhanas RI, Kadin Indonesia, dan Akmil,” ujar Widiyanto, dikutip dari Media Online Investor Trust.
Sementara itu, dari pihak Akademi Militer, Brigjen TNI Dedy Zulkifli selaku Direktur Umum, menyampaikan kesiapan penuh fasilitas untuk mendukung kelancaran kegiatan.
“Kami telah menyiapkan lokasi dan akomodasi yang sebelumnya juga digunakan dalam kegiatan serupa, sehingga persiapan bisa dilakukan lebih efisien,” jelasnya.
Brigjen Dedy juga menegaskan dukungan Akmil terhadap agenda ini, yang dinilai akan memberi dampak positif tidak hanya bagi dunia usaha, tetapi juga bagi citra Magelang sebagai tuan rumah kegiatan nasional.
“Kami siap mendukung penuh demi kelancaran kegiatan ini dan berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi semua pihak,” tandasnya.
Dengan kolaborasi antara Kadin, Lemhanas, dan Akmil, retret ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dunia usaha dengan unsur strategis negara, sekaligus menjadi ajang pembentukan karakter kepemimpinan pengusaha Indonesia di masa depan.(**)








