Istri Laporkan Suami ke Polisi Usai Gerebek Selingkuh dengan Rekan PPPK Guru di Rumah Mertua

KONAWE, Hitsultra.com – Seorang perempuan berinisial A alias Yuyun melaporkan suaminya ke polisi setelah memergoki sang suami bersama rekan kerja wanita di rumah mertuanya di Kecamatan Lambuya, pada Senin (18/5) malam kemarin.

Yuyun mengatakan, dugaan hubungan terlarang antara suaminya ‘IS’ dengan seorang guru PPPK SMA berinisial WA sebenarnya sudah lama ia curigai.

Menurutnya, keduanya mulai sering berkomunikasi sejak sama-sama mengelola dana BOS sekolah.

“Awalnya saya hanya curiga karena mereka terlalu sering berkomunikasi. Saya pernah menemukan chat mereka yang ada kata ‘sayang’. Waktu itu sempat diakui, tetapi alasannya hanya khilaf dan disebut sebatas komunikasi biasa,” kata Yuyun kepada wartawan.

Kecurigaan itu memuncak saat Yuyun melihat sepeda motor milik WA terparkir di rumah suaminya yang juga merupakan rumah mertuanya.

Karena merasa ada yang tidak wajar, Yuyun memilih menunggu di sekitar rumah untuk memastikan kecurigaannya.

“Saya tunggu lebih dari dua jam. Setelah lampu kamar dimatikan, saya mulai merekam video karena curiga mereka berada di dalam kamar,” katanya.

Tak lama kemudian, Yuyun mengaku memergoki keduanya sedang melakukan perbuatan yang diduga melanggar norma kesusilaan.

Dia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Konawe. Yuyun mengaku sangat kecewa karena peristiwa itu terjadi di rumah mertuanya sendiri, bahkan di kamar yang biasa ia tempati.

“Saya sangat kecewa. Mereka melakukan perbuatan itu di rumah mertua saya, tepat di kamar tempat saya biasa tidur. Didalam rumah itu juga masih ada mertua saya. Itu yang membuat saya semakin kecewa karena terkesan dibiarkan,” terangnya.

Kasus ini menjadi perhatian masyarakat karena melibatkan aparatur PPPK yang berprofesi sebagai guru di salah satu SMA Negeri di Kabupaten Konawe.

Yuyun berharap, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara memberi perhatian serius terhadap dugaan pelanggaran etik yang dilakukan kedua oknum guru tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak terlapor maupun pihak sekolah terkait dugaan perselingkuhan tersebut.(At)

Editor: Redaksi