KONAWE, Hitsultra.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Konawe, Kristian Tandabioh, SH, M.AP, menggelar kegiatan Reses II Tahun Anggaran 2026 di Desa Lalonggowuna, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe, Rabu, 11/2/2026.
Dalam reses tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan prioritas, di antaranya pembangunan infrastruktur sektor pertanian serta pengadaan sumur bor sebanyak 15 titik untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Menanggapi aspirasi itu, politisi Partai Bulan Bintang (PBB) tersebut menegaskan komitmennya untuk menampung seluruh usulan yang disampaikan, membahasnya di tingkat DPRD, serta mengawal agar dapat terakomodasi dalam program pembangunan daerah.
“Aspirasi masyarakat ini akan saya bawa dan perjuangkan di DPRD. Insyaallah, saya akan mengawal hingga benar-benar terealisasi,” pungkasnya.
Kegiatan reses berlangsung di Balai Desa Lalonggowuna dan secara resmi dibuka oleh Kepala Desa Lalonggowuna, Asmada, A.Md. Acara tersebut dihadiri aparat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat yang antusias menyampaikan berbagai masukan dan harapan.
Dalam sambutannya, Kristian Tandabioh menjelaskan bahwa reses merupakan momentum penting bagi anggota legislatif untuk mendengar secara langsung kebutuhan masyarakat. Aspirasi yang dihimpun, kata dia, akan menjadi bahan dalam penyusunan program dan kebijakan pembangunan daerah.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejumlah aspirasi masyarakat Desa Lalonggowuna yang disampaikan pada reses sebelumnya telah direalisasikan, di antaranya pembangunan tempat penyulingan nilam serta drainase.
Karena itu, ia meminta masyarakat kembali menyampaikan usulan yang benar-benar bersifat prioritas dan menyentuh kebutuhan mendasar.
“Beberapa aspirasi sebelumnya sudah kita realisasikan. Untuk reses kali ini, saya berharap masyarakat dapat menyampaikan usulan yang paling dibutuhkan dan berdampak langsung bagi kesejahteraan bersama,” ujar Kristian.
Saat ini, Kristian Tandabioh bertugas di Komisi II DPRD Konawe sebagai Wakil Ketua Komisi yang membidangi infrastruktur dan sektor pertanian.
Selain itu, ia juga merupakan anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Konawe, sehingga memiliki peran strategis dalam pembahasan alokasi anggaran daerah.
Sesi dialog antara masyarakat dan wakil rakyat berlangsung dinamis dan konstruktif, mencerminkan harapan besar warga agar usulan yang disampaikan dapat segera terealisasi.(**)








