KONAWE, Hitsultra.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Konawe, Kristian Tandabioh, SH, M.AP, melaksanakan Reses II Tahun 2026 di Kelurahan Mekar Sari, Kecamatan Tongauna, Kabupaten Konawe.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai aspirasi masyarakat mengemuka, mulai dari persoalan irigasi persawahan hingga pembangunan infrastruktur dan sarana olahraga.
Reses menjadi ruang pertemuan antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyerap serta menampung aspirasi secara langsung.
Dialog berlangsung hangat dan terbuka. Dalam kegiatan ini turut hadir Lurah Mekar Sari, Ketua LPM, aparat kelurahan, tokoh agama, serta masyarakat setempat yang tampak antusias mengikuti jalannya acara.
Salah seorang warga bernama Wayan menyampaikan harapannya agar persoalan distribusi air persawahan segera ditangani.

“Kami mohon agar masalah ini disampaikan kepada pihak BWS, supaya aliran air ke sawah kami kembali lancar,” ucapnya.
Selain persoalan irigasi, warga lainnya juga menyampaikan berbagai aspirasi, di antaranya permintaan pembangunan sarana olahraga, peningkatan infrastruktur seperti jalan usaha tani, pembangunan jembatan, perbaikan saluran tersier, hingga pengerasan jalan lingkungan.
Menanggapi hal tersebut, Kristian Tandabioh menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS).
Ia mengungkapkan, kendala distribusi air terjadi karena adanya proyek yang belum rampung.
“Soal aliran air yang belum lancar, saya sudah berkomunikasi dengan pihak BWS. Kendalanya karena ada proyek yang belum selesai. Namun, kami akan kembali memanggil pihak terkait agar persoalan ini segera dituntaskan sehingga air dapat mengalir normal,” jelasnya.

Ia menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran di DPRD.
“Saya tidak dapat menjanjikan semua usulan langsung terealisasi, namun yang menjadi skala prioritas akan saya kawal dan perjuangkan hingga terealisasi,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Kristian menyampaikan apresiasi atas kehadiran masyarakat dan menjelaskan tugasnya di Komisi II DPRD Konawe yang bermitra dengan sejumlah instansi strategis.
“Saya bertugas di Komisi II yang bermitra dengan sektor pertanian, PUPR, dan bidang-bidang yang berkaitan dengan pembangunan serta ekonomi. Karena itu, saya berharap bapak dan ibu dapat menyampaikan usulan yang benar-benar menjadi prioritas,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa reses merupakan momentum untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat secara langsung, khususnya di Kelurahan Mekar Sari.

“Reses ini adalah ruang untuk mendengar dan menampung aspirasi bapak dan ibu. Bahkan sebelum masa reses, saya telah merealisasikan melalui pembangunan jalan usaha tani. Pada kesempatan ini, silakan sampaikan kembali usulan yang menjadi skala prioritas bagi Mekar Sari,” tuturnya.
Sementara itu, Lurah Mekar Sari dalam sambutannya mengajak warga memanfaatkan momentum reses untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan demi kemajuan kampung.
“Pada kesempatan ini, bapak dan ibu sekalian dapat menyampaikan keluhan maupun kebutuhan yang dirasakan. Apa yang menjadi keinginan kita bersama demi kemajuan kampung ini, semoga melalui perwakilan kita di DPRD dapat diperjuangkan hingga terealisasi,” ujarnya.
Reses tersebut menjadi cermin bahwa denyut harapan masyarakat tetap hidup, dengan wakil rakyat hadir untuk mendengar sekaligus memperjuangkan aspirasi demi terwujudnya pembangunan yang lebih merata dan berkeadilan di Konawe.(Adv)








