KONAWE, Hitsultra.com – Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kabupaten Konawe menegaskan pentingnya transparansi sebagai fondasi utama pencegahan persoalan serta penguatan kepercayaan publik di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap berbagai isu daerah.
Ketua Forum CSR Konawe, Jumran S.IP, mengungkapkan bahwa tingginya atensi publik merupakan cerminan tumbuhnya kesadaran masyarakat akan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Menurutnya, dalam berbagai forum nasional maupun daerah, prinsip pencegahan selalu ditekankan agar persoalan administratif dan kebijakan tidak berkembang menjadi masalah yang lebih luas.
“Pencegahan hanya dapat berjalan efektif jika didukung keterbukaan informasi serta komunikasi yang jujur dan bertanggung jawab kepada publik,” kata Jumran dalam rilis resmi Forum CSR Konawe, Rabu, 21/1/2026.
Ia menegaskan, transparansi bukan sekadar kewajiban moral, melainkan kebutuhan strategis untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Keterbukaan informasi dinilai mampu mencegah munculnya spekulasi dan prasangka yang berpotensi mengganggu stabilitas sosial.
Forum CSR Konawe menegaskan tidak berada pada posisi menilai benar atau salah, serta tidak masuk ke ranah teknis pemerintahan maupun penegakan hukum.
Namun, sebagai bagian dari elemen masyarakat, Forum CSR memiliki kepentingan moral untuk memastikan ruang kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat tetap sehat dan kondusif.
Dalam konteks tersebut, Forum CSR memandang klarifikasi yang terbuka, proporsional, dan bertanggung jawab sebagai langkah strategis pencegahan untuk meredam spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Lebih lanjut, Jumran menekankan bahwa transparansi bukanlah bentuk kelemahan, melainkan wujud kedewasaan dalam tata kelola pemerintahan dan pembangunan.
Keterbukaan justru dinilai dapat memperkuat legitimasi kebijakan, menjaga stabilitas sosial, serta memastikan program pembangunan dan CSR berjalan berkelanjutan dan tepat sasaran.
Sebagai mitra pembangunan daerah, Forum CSR Konawe menegaskan komitmennya untuk terus mendorong dialog konstruktif, menjaga keseimbangan kepentingan, serta memperkuat nilai-nilai pencegahan, akuntabilitas, dan keadilan sosial.
“Komitmen ini kami jalankan demi terwujudnya Konawe yang maju, berintegritas, dan berkelanjutan,” pungkasnya.(**)








