Ragam  

HAMI Sultra-Jakarta Desak Investigasi Menyeluruh Terkait Dugaan Pelanggaran PT Tiran

JAKARTA, Hitsultra.com – Himpunan Aktivis Mahasiswa Indonesia (HAMI) Sulawesi Tenggara–Jakarta mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi menyeluruh terhadap berbagai dugaan pelanggaran yang menyeret PT Tiran Indonesia dan PT Tiran Mineral.

Desakan tersebut disampaikan Ketua HAMI Sultra-Jakarta, Irsan Aprianto Ridham, menyusul munculnya sejumlah insiden kecelakaan kerja yang terjadi sejak akhir 2025 hingga awal 2026, serta berbagai laporan terkait dugaan kerusakan lingkungan.

Menurut Irsan, seluruh instansi terkait, mulai dari Kementerian ESDM, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Lingkungan Hidup, Inspektur Tambang, Disnakertrans Sulawesi Tenggara, Kepolisian, Kejaksaan Agung hingga KPK perlu melakukan pemeriksaan secara intensif.

“Negara tidak boleh abai terhadap persoalan yang menyangkut keselamatan pekerja dan keberlanjutan lingkungan hidup,” tegas Irsan, dalam keterangan persnya, Minggu (21/6).

HAMI Sultra-Jakarta menilai rangkaian kecelakaan kerja yang terjadi dalam waktu berdekatan patut menjadi perhatian serius.

Dugaan tidak dilaporkannya kecelakaan kerja, kelayakan armada operasional, hingga penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dinilai perlu ditelusuri oleh otoritas berwenang.

Selain itu, organisasi tersebut juga meminta pemerintah pusat melakukan evaluasi terhadap seluruh perizinan operasional PT Tiran, termasuk izin usaha pertambangan, persetujuan lingkungan, penggunaan kawasan hutan, dan dokumen teknis lainnya.

Irsan menegaskan, apabila ditemukan pelanggaran administratif maupun pelanggaran hukum yang berdampak pada keselamatan kerja, kerugian negara, atau kerusakan lingkungan, pemerintah harus mengambil langkah tegas.

HAMI Sultra-Jakarta juga mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan pelanggaran secara objektif dan transparan serta membuka hasil investigasi kepada publik.

“Keselamatan pekerja, perlindungan lingkungan hidup, dan kepatuhan terhadap hukum merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar,” ujar Irsan.

Hingga berita ini diterbitkan, hingga berita ini diterbitkan, tim redaksi masih berupaya meminta klarifikasi dari pihak PT Tiran Indonesia juga PT Tiran Mineral terkait adanya dugaan tersebut.

Laporan: Redaksi