Bahu Jalan Jembatan Rawa Aopa Amblas dan Bahayakan Pengguna Jalan

KONSEL, Hitsultra.com – Kondisi Jembatan Rawa Aopa yang terletak di jalan poros Motaha–Lambuya, Desa Pewutaa, Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan, saat ini dilaporkan mengalami kerusakan parah dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, bahu jalan di sisi jembatan mengalami amblas cukup signifikan hingga membentuk lubang besar.

Kondisi tersebut menyebabkan akses jalan menjadi sangat sempit dan berisiko tinggi, khususnya bagi kendaraan roda empat yang melintas.

Situasi ini semakin mengkhawatirkan setelah dilaporkan adanya insiden kendaraan yang terperosok saat melintasi area tersebut akibat kondisi jalan yang tidak layak.

Jembatan ini sendiri merupakan jalur utama yang digunakan masyarakat setiap hari, sehingga kerusakan yang terjadi berpotensi menimbulkan kecelakaan yang lebih serius apabila tidak segera ditangani.

Perwakilan Aliansi Rakyat Desa Pewutaa, Ryan Hardikal menyampaikan bahwa kondisi tersebut sudah berada pada tahap yang sangat membahayakan.

“Ini sudah sangat membahayakan. Jalan masuk jembatan hampir terputus di bagian samping. Jika tidak segera diperbaiki, sangat berisiko bagi pengguna jalan,” ucapnya, Rabu (25/3) kemarin.

Ironisnya, jembatan tersebut diketahui belum lama diperbaiki, namun kini kembali mengalami kerusakan yang cukup serius.

Hal ini menimbulkan pertanyaan terkait kualitas pekerjaan serta efektivitas pengawasan dari pihak terkait.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat, Aliansi Rakyat Desa Pewutaa bersama warga setempat berencana melakukan aksi solidaritas guna mendesak pemerintah agar segera mengambil langkah konkret.

Adapun tuntutan yang disampaikan sebagai berikut:

1. Perbaikan segera Jembatan Rawa Aopa,
2. Penanganan darurat untuk mencegah kecelakaan lanjutan,
3. Tanggung jawab pemerintah atas kondisi yang terjadi,
4. Evaluasi menyeluruh terhadap proyek perbaikan sebelumnya.

Aliansi menegaskan bahwa aksi yang akan dilakukan bersifat damai dan bertujuan mendorong pemerintah untuk menjadikan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama.(**)