KENDARI, Hitsultra.com — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari menemukan sebuah mobil yang membawa 15 jeriken kosong saat mengantre pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Rabam Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Temuan tersebut terungkap saat petugas Satpol PP Kota Kendari melakukan inspeksi mendadak (sidak) di SPBU tersebut.
Keberadaan belasan jeriken di dalam mobil itu memunculkan sorotan terhadap pengawasan penyaluran BBM, khususnya bahan bakar bersubsidi.
Masing-masing jeriken kosong tersebut diperkirakan berkapasitas 35 liter. Jika seluruhnya terisi penuh, total kapasitasnya mencapai sekitar 525 liter.
Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Kendari, Abdul Salam, menyayangkan praktik pengisian BBM menggunakan jeriken yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan.
Dalam rekaman video yang diterima media ini, seorang petugas menyampaikan keberatannya terhadap temuan tersebut.
“Izin pimpinan, ini kami dapati BBM di SPBU Rabam. Ini mereka pakai jerigen, bukan lagi tangki. Masyarakat, ini hak kalian yang diambil,” ucap Abd. Salam, Kamis, 15/10/2026.
Ia menilai praktik tersebut berpotensi merugikan masyarakat yang membutuhkan BBM untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
“Masyarakat ini hak kalian yang diambil, ini mau diisi. Tolong teman-teman SPBU ini tolong disikapi, kalau begini bagaimana tidak mau kacau,” tegasnya.
Usai menemukan kendaraan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap mobil beserta barang bawaan di dalamnya.
Pihak yang diamankan kemudian dibawa ke Markas Satpol PP Kota Kendari untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Temuan ini turut menyoroti pengawasan distribusi BBM di SPBU Rabam, termasuk peran pengelola dalam memastikan penyaluran bahan bakar berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.
Media ini kemudian berupaya meminta tanggapan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi terkait adanya temuan tersebut.
Namun, staf Hubungan Masyarakat (Humas), Yukoana Isnaeni Walangadi, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi.
Tim redaksi juga masih berupaya meminta klarifikasi kepada pigak pengelola SPBU Rabam terkait adanya temuan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai tujuan penggunaan jeriken tersebut maupun hasil pemeriksaan terhadap pihak yang diamankan.(fn)
Editor: Redaksi







