Empat Cabor Mulai Training Center, KONI Konawe Optimis Tembus Tiga Besar Porprov Sultra

Foto: Ketua KONI Konawe, Rusdianto usai membuka TC cabang olahraga angkat besi di Kecamatan Anggaberi serta suasana TC cabor sepatu roda, wushu dan angkat besi.(Ist)

KONAWE, Hitsultra.com — Dalam rangka menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara 2026, persiapan cabang olahraga (Cabor) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Konawe mulai digenjot.

Sejumlah cabor bahkan telah memulai Training Center (TC) sebagai bagian dari persiapan atlet menjelang pelaksanaan Porprov yang dijadwalkan berlangsung November 2026 mendatang.

Sedikitnya empat cabor yang mulai menjalani TC pada Minggu (4/10/2026), yakni Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI), Wushu Indonesia (WI), Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi), serta Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).

Foto: Suasana training center cabor wushu.

KONI Konawe memasang target cukup tinggi pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Kontingen Konawe ditargetkan mampu menembus posisi tiga besar dari 17 kabupaten/kota se-Sultra.

Target itu sekaligus menjadi upaya memperbaiki capaian Konawe pada Porprov Sultra 2022 yang digelar di Kabupaten Buton dan Kota Baubau. Saat itu, Konawe hanya mampu menempati peringkat kedelapan.

Ketua Umum KONI Konawe, Rusdianto, SE, MM, mengatakan pelaksanaan TC menjadi bagian penting untuk memastikan kesiapan atlet, baik dari sisi fisik maupun mental, sebelum berlaga di Porprov 2026.

Foto: Suasana training center cabor angkat besi.

“Semua cabor harus memastikan atlet yang akan diturunkan nanti betul-betul siap, baik secara fisik maupun mental,” kata Rusdianto saat ditemui usai membuka TC cabang olahraga angkat besi di Kecamatan Anggaberi, Minggu, 4/10/2026.

Menurutnya, selain angkat besi, TC untuk cabor Wushu, Pencak Silat, dan Sepatu Roda juga mulai dilaksanakan pada hari yang sama.

“Untuk Wushu dan Pencak Silat akan berlangsung di Laika Mbuu, sedangkan Sepatu Roda dilaksanakan di Inolobunggadue Central Park Unaaha,” sambungnya.

Foto: Suasana training center cabor sepatu roda.

Khusus cabang olahraga angkat besi, KONI Konawe akan menurunkan sebanyak 24 atlet. Jumlah tersebut terdiri atas 12 atlet putra dan 12 atlet putri.

“Untuk Whusu Indonesia juga akan menurunkan 24 atlet dari 36 kelas yang akan diperlombakan,” ungkapnya.

Rusdianto menyebut angkat besi menjadi salah satu cabor yang dipersiapkan untuk menyumbangkan medali bagi kontingen Konawe pada Porprov 2026.

“Angkat besi ini salah satu cabor andalan Konawe untuk mendulang emas di Porprov mendatang,” pungkasnya.(Adv)