Momen Milad ke-5, Ketua Tamalaki Wonua Konawe Dianugerahkan Tiga Gelar Adat

KONAWE, Hitsultra.com – Organisasi Tamalaki Wonua Konawe memperingati hari jadi ke-5 melalui kegiatan syukuran dan penganugerahan gelar adat yang berlangsung di Markas Besar Tamalaki Wonua Konawe, Kelurahan Bose-Bose, Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, pada Minggu (11/10) lalu.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 2.000 kader tersebut menjadi momentum memperkuat solidaritas organisasi sekaligus meneguhkan komitmen menjaga dan melestarikan warisan leluhur suku Tolaki.

Ketua Umum Tamalaki Wonua Konawe, Asrif Banasuru, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan sukses berkat kerja sama para kader.

Prosesi dimulai pukul 15.00 WITA dan dibuka oleh Kasat Binmas Polres Konawe. Selanjutnya, rombongan Tamalaki Wonua Konawe melakukan konvoi menuju makam Raja Mokole Lakidende untuk melaksanakan ziarah adat atau Mebubusi.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi Mombesara dan penganugerahan gelar adat oleh Majelis Kerajaan Laiwoi yang dihadiri Raja Laiwoi XI, YPM H.R.H. Endry Irwan Tekaka Saosao.

Dalam prosesi tersebut, gelar Anakia Ndonia Lipu i Konawe II dianugerahkan kepada penerima gelar adat dari Kerajaan Laiwoi.

Di Markas Besar Tamalaki Wonua Konawe, kegiatan berlanjut dengan penganugerahan gelar adat dari Kerajaan Konawe kepada YPM Dr. H. Lukman Abunawas, SH, M.Si, MH, dengan gelar Anakia Ndamalaki Sara Wuta i Konawe, yang bermakna bangsawan kesatria penjaga adat di Tanah Konawe.

Selain itu, Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Adat Tolaki juga menganugerahkan gelar adat Ananiawo Tamalaki Lipu Wuta i Konawe, yang bermakna generasi muda pemberani pembela negeri di Tanah Konawe.

Penganugerahan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Nomor 152/KPTS/DPP/LAT/IX/2026. Penyerahan gelar dilaksanakan melalui mandat kepada Dr. Adrian Tawai, S.Sos, M.Si, selaku Wakil Ketua Umum I Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Adat Tolaki.

Usai prosesi penganugerahan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas hari jadi organisasi dan gelar adat yang dianugerahkan. Tradisi tersebut dikenal dalam kebiasaan masyarakat Tolaki sebagai Mobasa-basa Salama.

Sekretaris Umum DPP Lembaga Adat Tolaki, Dr. Basrim Melamba, S.Pd, BA, turut menyampaikan ucapan selamat atas milad Tamalaki Wonua Konawe. Ia juga menyerahkan buku berjudul Ta’awu kepada organisasi tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Tamalaki Wonua Konawe menerima piagam penghargaan dari sejumlah organisasi, yakni Majelis Adat Indonesia, Relawan Tanggap Bencana Sulawesi Tenggara, dan Yayasan Angkatan Muda Bumi Anoa.

Agenda berikutnya adalah pembacaan laporan tahunan organisasi. Dalam laporan tersebut, Tamalaki Wonua Konawe mencatat perolehan 16 penghargaan serta telah melaksanakan 14 kali kegiatan pendidikan dasar atau pengaderan.

Organisasi juga memberikan sertifikat kepada kader-kader yang dinilai berprestasi selama satu tahun terakhir.

Asrif berharap, memasuki usia lima tahun, Tamalaki Wonua Konawe semakin solid dan konsisten menjalankan perannya dalam menjaga adat, mempererat persaudaraan, serta melestarikan warisan leluhur suku Tolaki.

“Semoga di usia yang kelima ini, Tamalaki Wonua Konawe semakin solid dalam menjaga dan melestarikan warisan leluhur suku Tolaki,” harapnya.

Laporan: Redaksi