KENDARI, Hitsultra.com – Kabar mengenai pencopotan La Ode Tariala dari jabatan Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kian santer beredar di berbagai platform media sosial, Selasa, 25/11/2025.
Isu ini semakin menguat setelah beredarnya dokumen internal Partai NasDem yang memuat usulan pergantian pimpinan dewan tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun awak media, posisi La Ode Tariala disebut-sebut akan digantikan oleh Syahrul Said, yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Sultra dari Fraksi NasDem.
Usulan resmi itu tertuang dalam surat DPW NasDem Sultra bernomor 134-S1/DPW-NasDem/SULTRA/X/2025 tanggal 30 Oktober 2025.
Dokumen tersebut ditandatangani oleh Ketua DPW NasDem Sultra yang juga mantan Gubernur Sultra, Ali Mazi, bersama Sekretaris DPW NasDem, Tahir Lakimi.
Dalam surat tersebut, DPW NasDem menyampaikan sejumlah alasan yang melatarbelakangi usulan pergantian Ketua DPRD Sultra.
Di antaranya adalah untuk memperkuat kinerja partai, menjaga stabilitas dan efektivitas lembaga DPRD, serta meningkatkan kehormatan kelembagaan dalam menjalankan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan.
NasDem juga menilai pergantian ini diperlukan guna memperkuat peran Fraksi NasDem sebagai representasi visi Gerakan Restorasi Indonesia di parlemen daerah.
Usulan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat internal DPW Partai NasDem Sultra yang digelar pada 16 Agustus 2025 (Nomor: 106-SI/DPW-NasDem/SULTRA/VIII/2025) dan 19 September 2025 (Nomor: 113-SI/DPW-NasDem/SULTRA/IX/2025).
Dalam rapat itu, disepakati perlunya konsolidasi struktural, pembenahan sarana kantor, hingga penataan kepemimpinan fraksi dan legislatif di tingkat provinsi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari La Ode Tariala maupun pihak DPRD Sultra terkait usulan pergantian tersebut.
Partai NasDem Sultra juga belum memberikan penjelasan lebih lanjut soal tindak lanjut dari surat tersebut.(**)







