KENDARI, Hitsultra.com – Aktivitas sekelompok pemuda di sebuah bangunan kosong di Jalan R. Suprapto, Lorong Daeng Mapa, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, berujung pembubaran oleh polisi.
Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra mendatangi lokasi pada Minggu (6/9/2026) malam setelah menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di bangunan kosong yang berada di wilayah RT 02 tersebut.
Sekitar pukul 22.00 Wita, petugas tiba di lokasi dan mendapati lima pemuda sedang berkumpul di depan bangunan. Situasi berubah ketika salah seorang dari mereka diduga berusaha membuang barang yang dibawanya.
Komandan Tim Patroli Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, mengatakan pemuda tersebut sempat panik saat mengetahui kedatangan petugas.
“Mengetahui kedatangan kami, salah satu pemuda sempat panik dan berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang sesuatu ke saluran pembuangan. Namun, aksi tersebut berhasil diketahui petugas,” kata Boy.
Petugas kemudian memeriksa benda yang dibuang tersebut. Hasilnya, ditemukan satu poket tembakau sintetis dengan isi tersisa sekitar setengah bagian.
Dari pemeriksaan awal di lokasi, salah seorang pemuda mengaku tembakau sintetis itu diperoleh dengan cara membeli dari seseorang seharga Rp50 ribu.
Keterangan warga di sekitar lokasi juga menjadi perhatian petugas. Mereka menyebut kelompok pemuda tersebut hampir setiap malam mendatangi bangunan kosong itu untuk berkumpul.
Warga juga menyampaikan bahwa sebagian pemuda tersebut bukan merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi dan keberadaan mereka dinilai mengganggu ketenangan lingkungan.
“Warga menyampaikan bahwa mereka bukan warga asli sekitar dan keberadaannya cukup mengganggu ketenangan lingkungan,” ujar Boy.
Setelah temuan tersebut, polisi memberikan peringatan kepada para pemuda agar tidak kembali menggunakan bangunan kosong tersebut sebagai tempat berkumpul.
Petugas kemudian membubarkan kelompok tersebut dan meminta seluruhnya meninggalkan lokasi.
“Petugas kemudian membubarkan dan memerintahkan seluruh pemuda tersebut untuk segera meninggalkan lokasi, “pungkasnya.(If)







