Daerah  

Menjelang Pilkada, Pj Bupati Stanley Diduga Melakukan Intervensi ke Sejumlah Kepala Desa di Konawe

KONAWE – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar pada tanggal 27 November 2024 mendatang, beredar himbauan Pj Bupati Konawe, Stanley melalui via WhatsApp.

Isi himbauan tersebut menyampaikan kepada para kepala desa (Kades) jika terbukti melanggar sesuai pasal yang dibacakan pihaknya sebagai Pj Bupati bakal memberhentikan sementara Kades tersebut, bahkan akan melaporkannya ke KASN.

“Kepala desa yang terbukti melanggar sesuai pasal yang sudah dibacakan, maka saya Pj Bupati akan memberhentikan sementara dan akan melanjutkan proses ke KASN,” ungkap pesan WhatsApp Stanley yang beredar.

Menanggapi hal ini, salah satu tokoh pemuda, Karmin SH, mengatakan dugaan penyataan Pj Bupati Konawe yang beredar di grub WhatsApp itu menimbulkan pertanyaan dan dinilai keliru.

Pertanyaannya adalah, apakah penyampaiannya tersebut hanya sekedar mengingatkan Kades agar tidak terlibat dalam kegiatan politik atau memang bermaksud untuk mengajak Kades mendukung salah satu calon bupati, sehingga mengeluarkan ancaman.

“Kelirunya lagi jika benar dugaan pernyataan tersebut melalui via whatsapp, bahwa kades yang terlibat bakal di laporkan ke KASN, diduga Pj Bupati Konawe tidak paham aturan, bahwasannya kades ini bukan ASN kenapa harus dilaporkan ke KASN. Jadi seolah-olah Pj Bupati mengambil alih tugas Bawaslu Konawe,” ungkap Karmin.

Karmin menduga, pernyataan yang beredar itu adalah dugaan intervensi yang menimbulkan berbagai spekulasi dikalangan masyarakat, karena bertepatan dengan masa Pilkada.

Dimana netralitas para pejabat daerah menjadi sangat penting, sehingga perlu diusut lebih lanjut, agar bisa memastikan Pilkada di Konawe dapat berlangsung dengan jujur dan adil, tanpa adanya intervensi dan pengaruh politik yang tidak semestinya terhadap para aparat desa.

“Ini harus segera diusut, dan jika intervensi yang dilakukan Pj Bupati ini benar maka dialah seharusnya yang dilaporkan ke KASN,” kata salah satu aktivis Konawe ini.

Hingga berita ini diterbitkan, awak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Pj Bupati Konawe, Stanley terkait pernyataan yang beredar di grub WhatsApp.(**)